Rabu, 12 Maret 2014

Saya Melihat Nelayan Krui Belum Terbina Dan Masih Terkebiri

Maret, 12/2014

Hamparan laut krui yang merupakan lautan Hindia Belanda banyak memiliki ptensi laut bukan hanya ikan, namun semua bentuk potensi ini belum tergarap secara maksimal, hal ini bukan disebabkan oleh ketidak mampuan Nelayan, tetapi belum berpikirnya pemerintah baik program maupun pembinaan terhadap Nelayan kita yang ada di kabupaten pesisir barat . Hal ini sangat penting kita pikirkan bersama bahwa diera krui masih sebagai wilayah kabupaten lampung barat, yang diandalkan hanya bantuan pusat berupa PUMP dan pertanyaanya kemana APBD kita untuk membangun kesejahteraan Nelayan . 

Kita semua berharap setelah Krui menjadi kabupaten dan berdiri sendiri akan mampu mensikapi semua hal menyangkut Nelayan, karena apabila jujur andalan kita ada pada sektor kelautan, dan bukan mengabaikan dari sektor lain berupa potensi yang ada diwilayah kabupaten pesisir barat . Kita akan berharap yang memimpin sektor kelautan akan senantiasa cerdas dan peka dalam membangun sektor kelautan dan perikanan demi keberhasilan daerah dalam menggali PAD kabupaten pesisir barat kedepan .

Sisi lain tentu apa saja yang akan dibangun didaerah laut dan pantai guna menunjang sektor kelautan dimaksud, dan saya rasa banyak yang sangat perlu dibangun dalam hal ini dan mungkin akan saya bahas pada segmen berikut, yang jelas saya pada tahap awal ini harus melahirkan pemikiran semua komponen masyarakat terutama pemerintah dan masyarakat Nelayan yang ada di Krui atau pesisir barat . Yang menajdi perhatian awal pemerintah adalah menyangkut modal peralatan tangkap, seperti kapal dan alat tangkap ikan, yang dapat disesuaikan oleh nelayan dalam perjalanan mencapai Rumpon yang sudah ada, karena dengan perahu yang ada saat ini tidak akan menjamin keselamatan Nelayan Kita serta Kapasitasnya sangat terbatas, dimana perjalanan menuju Rumpon dimaksud cukup jaun . 

Harapan saya dengan tidak menunggu - nunggu segeralah perangkat daerah khususnya dinas kelautan dan perikanan mengapresiasi masalah kelautan ini, dan kalau APBD tidak akan cukup untuk menyelenggarakan apa yang menjadi cita-cita kita di pesisir barat, tentu kita harus menggali dana segar lainya dari berbagai sisi , baik itu dana APBN maupun Investor yang akan mengembangkan sektor riel yang berkisar dari sektor kelautan dan pengembangan sistem produksi kelautan di kabupaten pesisir barat, demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah .  ( Penulis ,  Mobile : 0821 - 8300 - 0350 ) ; 

1 komentar:

  1. Jalan ny Demokrasi birokrasi seperti ini kah yg harus kita jalankan ?
    masyarakat dan Nelayan yang menjadi wadah korban untuk kepentingan dan memperkaya diri. Hak dan kewajiban seharusnya berimbang bkn birokerasi seperti Mendzalimi Nelayan.
    Aku bangga dengan Pemikiran Yuli Karyanto beliau adalah pahlawan ketika masyarakat Terdzalimin
    Sudah saatnya kita maju dan bersatu untuk kepentigan umat masyarakat ,khususnya didaerah kita pesisir barat Lampung.

    BalasHapus