Apapun yang menjadikan kita hidup tentu tak terlepas dari keberadaan Tuhan sebagai pencifta dan yang memberikan "Kasih Sayang" kepada seluruh hambanya, bahkan Tuhan telah menciftakan langit dan bumi adalah semata - mata untuk hambaNya ( Manusia) dan dengan akal pikir manusia yang positif, maka manusia akan mampu menciftakan sesuatu dan sesuatu tersebut merupakan hal berharga guna melahirkan nilai baik ekonomi maupun hal lain guna memenuhi kebutuhan hidup .
Salah satu cara guna menghilangkan sifat " Sombong " adalah dengan mengupayakan dalam hidup " Tidak Merasa Memiliki " intinya Tidak Merasa Memiliki adalah segala bentuk baik harta maupun kelebihan yang kita miliki jangan sampai kita yang menjadi budak dari harta dimaksud . Boleh dikatakan bahwa harta adalah fasilitas yang diberikan oleh Tuhan kepada hambanya guna dirinya berarti bagi diri orang lain, bisa saja disimpulkan bahwa segala bentuk kelebihan dalam hidup manusia merupakan bukti ujian dari Tuhan .
DWI KARYANTO SUTOYO |
Yakinlah nahwa baik harta, akal pikiran dan kelebihan lain yang melekat pada diri kita merupakan sebuah titipan Tuhan dan kapan saja bisa diambil dan dimana saja , sehingga manusia harus senantiasa melakukan introspeksi diri serta selalu mensyukuri apa yang diberikan oleh Tuhan, caranya adalah senantiasa berbagi antara sesama, baik kepada keluarga, rekan, kerabat dan handai tolan, karen itulah sesungguhnya yang merupakan jalan yang mulia guna mencapai drajat kemuliaan disisi Tuhan . Sehingga kita sebagai manusia diwajibkan saling mengasihi sesama manusia tanpa kecuali dimuka bumi ini hingga lepasnya roh dari jasad kita .
Perlu saling mengingatkan diantara kita selaku sesama hamba Tuhan yang selalu berupaya melakukan "Penghambaan " kepada Tuhan semata, sehingga ketaatan kita senantiasa harus diterjemahkan secara baik dan maksimal, semoga kita senantiasa tergolong manusia yang tidak berlaku " Sombong " kepada sesama termasuk sombong kepada diri sendiri, sehingga akan terumus bahwa kita akan menjadi manusia yang senantiasa bermanfaat bagi manusia lainya dialam semesta ini tanpa terkecuali dan tidak memandang Agama, Ras , Suku dan latar belakang . Jadilah dan jadikan diri kita sebagai manusia yang senantiasa mengasihi dan menyayangi sesama sebagaimana Tuhan telah mengasihi kita sedari dalam kandungan, menjadi bayi , besar kemudian dewasa seperti saat ini . Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberkahi kita dan senantiasa menyayangi kita, keluarga kita, anak-anak keturunan kita hingga akhir zaman . Amin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar